Islam Adalah Agama yang Benar
Hendaknya setiap muslim mengetahui
hakikat propaganda (penyatuan agama) ini. Ia tidak lain hanyalah
benih-benih filsafat yang berkembang di alam politik yang akhir
kesudahannya adalah kesesatan, muncul dengan mengenakan baju baru untuk
memangsa korban dari kalangan kaum muslimin. Memangsa aqidah mereka,
tanah air mereka, dan merenggut kekuasaan mereka.
Target utama propaganda itu hanyalah Islam dan kaum muslimin dalam bentuk sebagai berikut:
- Menimbulkan kebimbangan terhadap Islam, mengacaukan pemahaman kaum Muslimin serta menjerumuskan kaum Muslimin dengan cara menyebarluaskan syahwat dan syubhat.
- Mendangkalkan cakupan agama Islam dan kandungannya.
- Memunculkan kaidah-kaidah yang bertujuan menguliti dan mematikan ajaran Islam, melumpukan kaum Muslimin, mencabut dan memupus akar keimanan dari dalam hati mereka.
- Mengurai dan memutuskan tali persaudaraan diantara kaum Muslimin di seluruh negeri Islam. Lalu menggantinya dengan persaudaraan baru yang terkutu, yaitu persaudaraan (Islam, dengan) Yahudi dan Nashråni.
- Membungkam pena dan lisan kaum Muslimin dari pengkafiran Yahudi, Nashråni, serta orang-orang yang telah dikafirkan Allåh dan Råsul-Nya.
- Menghapus hukum-hukum Islam dan diwajibkan atas kaum Muslimin terhadap Yahudi, Nashråni, dan orang-orang kafir lainnya.
- Menahan dan menghalangi kaum Muslimin dari puncak amal dalam Islam yaitu Jihad fi sabilillah. Diantaranya adalah berjihad (dengan jihad yang syar’i) melawan ahli kitab, Yahudi dan Nashråni. Memerangi mereka karena Allåh serta memaksa mereka membayar jizyah (pajak) apabila menolak masuk Islam.Allåh subhanahu wa ta’ala berfirman:قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّىٰ يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ ٩:٢٩ Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk (At-taubah: 29)
- Merobohkan kaidah dasar agama Islam, yaitu kaidah al-wala wal bara’ (loyal dan benci karena Allåh). Propaganda penyatuan agama ini berfungsi untuk mematahkan sikap berlepas diri kaum Muslimin terhadap orang-orang kafir.
- Menghembuskan pemikiran dan sikap anti Islam bersembunyi dibalik slogan persatuan agama-agama. Memisahkan umat Islam dari agama, menjauhkan syari’at yang tertuang dalam al-Qur’an dan as-Sunnah dari kehidupan mereka. Dengahn hal itu, mereka lebih leluasa menggiring kaum Muslimin kepada pemikiran Jahiliyyah dan moral tercela.
- Memadamkan inti ajaran Islam tauhid, keunggulannya kejayaannya dan keistimewaannya.
- Memperlancar program-program kristenisasi denan merobohkan benteng aqidah kaum Muslimin serta memadamkan api perlawanan kaum Muslimin terhadap mereka.
- Melebarkan sayap kekuasaan orang-orang kafir, Yahudi. Nashråni dan orang-orang komunis di seluruh dunia khususnya terhadap negara-negara Islam, lebih khusus lagi terhadap negara-negara Arab dan terutama sekali terhadap pusat dunia Islam dan ibukotanya, yaitu Jazirah Arab.
Mereka juga berusaha untuk memurtadkan umat Islam di Indonesia dan ini sudah terbukti di beberapa daerah dan propinsi.
Itulah target dan tujuan utama propaganda keji tersebut! Dan sangat
disayangkan dan merupakan musibah yang lebih besar lagi, adanya
segelintir oknum dari kalangan kaum Muslimin dan orang yang mengaku
muslim menyambut terselenggaranya seminar-seminar yang mereka adakan.
Sehingga gaungnya lebih luas, berlomba-lomba menyambut seruan keji dan
konspirasi jahat orang-orang kafir itu!
Propaganda ini, mulai dari asal-usulnya, slogannya, pada hakikatnya
merupakan musibah besar atas kaum Muslimin saat ini. Merupakan kekufuran
yang sangat parah, mencampur-adukkan Islam dengan kekufuran, haq dengan
bathil, petunjuk dengan kesesatan, ma’ruf dengan mungkar, sunnah dengan
bid’ah serta keta’atan dengan maksiyat!
Propaganda kepada penyatuan agama Islam dengan agama lainnya yang
telah menyimpang dan dihapus dengan syari’at Islam, merupakan kemurtadan
yang nyata dan kekufuran yang jelas. Hal itu disebabkan karena
propaganda Islam baik pada aspek ‘aqidah, amaliyah dan lainnya. Hukum
ini merupakan kesepakatan yang tidak boleh diselisihi oleh kaum
Muslimin. Propaganda ini merupakan kancah peperangan baru melawan kaum
salibis dan melawan orang yang paling keras permusuhannya terhadap
orang-orang yang beriman, yaitu Yahudi. Ini adalah perkara sangat
serius, bukan main-main!
Mereka tidak henti-hentinya senantiasa berusaha berusaha siang dan
malam memurtadkan umat Islam, sebagaimana dalam firman Allåh ta’ala:
وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا
Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat)
mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka
sanggup (Al-Baqårah: 217)
[Disalin dari http://abuzuhriy.com; buku Prinsip Dasar Islam Menutut Al-Qur’an dan
As-Sunnah yang Shahih, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit
Pustaka At-Taqwa Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan ke 4]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar